Universitas Teknologi Sumbawa Jalin MoU dengan Polda NTB, Fakultas Psikologi dan Humaniora Lanjutkan dengan PKS

Foto Bersama anata Universitas Teknologi Sumbawa dengan Kapolda Nusa Tenggara Barat, Pada 5 Desember 2024 di Hotel lombok Raya. (Doc: istimewa)

Universitas Teknologi Sumbawa (UTS)  menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) sekaligus Perjanjian Kerja Sama (PKS) Fakultas Psikologi dan Humaniora dengan Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB). Acara ini berlangsung selama dua hari, pada 5-6 Desember 2024, di Hotel Lombok Raya, Mataram, dan menandai komitmen kedua institusi untuk berkolaborasi dalam berbagai program strategis.

Rektor UTS, Hj. Niken Saptarini Widyawati, S.E., M.Sc., hadir secara langsung dalam penandatanganan MoU, sedangkan Dekan Fakultas Psikologi dan Humaniora, Ivon Arisanti, Ph.D., memimpin penandatanganan PKS antara fakultas dengan Polda NTB. Kerja sama ini menitikberatkan pada pengembangan sumber daya manusia (SDM) melalui pendekatan psikologi dan humaniora yang relevan dengan kebutuhan institusi penegak hukum.

“PKS ini merupakan wujud nyata dari komitmen Fakultas Psikologi dan Humaniora UTS untuk berkontribusi langsung dalam peningkatan kapasitas SDM, khususnya di lingkungan Polda NTB. Dengan kerja sama ini, kami yakin dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui pendekatan ilmiah dan humanis,” ujar Ivon Arisanti, Ph.D.

Fokus Kerja Sama Melalui PKS
PKS antara Fakultas Psikologi dan Humaniora dengan Polda NTB meliputi beberapa poin utama, antara lain:

  1. Pelatihan Psikologi Terapan: Meningkatkan kemampuan anggota Polda NTB dalam menangani situasi darurat, konflik sosial, dan mendukung kesehatan mental di lingkungan kerja.
  2. Program Pengabdian Masyarakat: Edukasi hukum dan pemberdayaan psikologis bagi masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang lebih kondusif dan aman.
  3. Penelitian Kolaboratif: Penelitian bersama tentang isu-isu sosial dan keamanan yang relevan dengan kondisi masyarakat NTB.

Kapolda NTB, Irjen Pol Hadi Gunawan, S.H., S.I.K., menyampaikan apresiasi terhadap penandatanganan MoU dan PKS ini. Menurutnya, kerja sama dengan Fakultas Psikologi dan Humaniora akan memberikan nilai tambah dalam meningkatkan profesionalisme dan pendekatan humanis di tubuh kepolisian.

“Kami sangat antusias untuk segera merealisasikan program-program kerja sama ini. Aspek psikologi dan humaniora akan menjadi bekal penting bagi kami dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Irjen Pol Hadi Gunawan.


Acara yang berlangsung selama dua hari ini tidak hanya diisi dengan penandatanganan MoU dan PKS, tetapi juga diskusi panel dan workshop. Diskusi panel membahas topik strategis, seperti peran psikologi dalam penegakan hukum dan pendekatan pemberdayaan masyarakat berbasis humaniora.

Kerja sama ini diharapkan menjadi fondasi bagi program-program inovatif yang dapat memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan penegakan hukum. Dengan sinergi ini, baik UTS maupun Polda NTB optimis dapat memberikan kontribusi signifikan dalam menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera, aman, dan berdaya.r Hj. Niken Saptarini Widyawati.


Kapolda NTB, Irjen Pol Hadi Gunawan, S.H., S.I.K., juga memberikan apresiasinya terhadap kolaborasi ini. Menurutnya, aspek psikologi dan humaniora sangat relevan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.


Pendekatan psikologi terapan dan pengabdian masyarakat berbasis edukasi hukum akan menjadi nilai tambah yang luar biasa bagi profesionalisme anggota Polda NTB, ujar Irjen Pol Hadi Gunawan.
Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah awal yang kuat untuk mendukung pengembangan SDM berkualitas, memperkuat kolaborasi penelitian, dan mendorong pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan di NTB.